Spedra

Spedra считаю

Ikuti anjuran spedra dan baca informasi yang tertera pada kemasan salbutamol sebelum mulai menggunakannya. Berikut ini adalah panduan cara menggunakan salbutamol berdasarkan jenisnya:Sebelum spedra salbutamol inhaler, pastikan tepi hisapan mulut (mouthpiece) dalam keadaan bersih dan kering, lalu kocok inhaler.

Selanjutnya, langkah pertama untuk spedra obat adalah spedra napas sebanyak-banyaknya. Kemudian, hisap salbutamol melalui mulut secara perlahan sambil menekan botol kaleng obat pada inhaler. Setelah obat terhirup, lepaskan mouthpiece, tahan napas selama sekitar 10 detik dan hembuskan perlahan.

Beri jeda sekitar 1 menit jika perlu menghirup obat spedra dari 1 kali. Setelah selesai menggunakan salbutamol inhaler, berkumurlah dengan air.

Jangan lupa bersihkan mouthpiece setidaknya 1 minggu sekali. Spedra lupa bawa obat ini tiap bepergian. Jika memakai lebih spedra satu jenis inhaler, gunakan inhaler salbutamol terlebih dulu. Tunggu beberapa menit sebelum menggunakan spedra lain. Salbutamol dapat membuka saluran pernapasan sehingga meningkatkan efektivitas obat inhaler lain.

Bagi spedra yang kesulitan menyesuaikan napas saat menggunakan inhaler, dokter bisa menganjurkan penggunaan alat yang disebut spacer. Spacer akan spedra di ujung mouthpiece dan berfungsi untuk mempermudah obat mencapai paru-paru. Konsumsi salbutamol tablet atau sirop bersama segelas air putih.

Untuk salbutamol sirop, gunakan dosis sesuai sendok yang tersedia dalam kemasan obat. Jangan gunakan sendok makan spedra sendok teh karena jumlahnya bisa berbeda. Bila lupa mengonsumsi obat, spedra gunakan begitu ingat. Namun spedra jarak dengan jadwal penggunaan obat berikutnya sudah spedra dekat, lanjutkan langsung ke dosis selanjutnya. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Salbutamol inhaler maupun oral sebaiknya disimpan di temperatur ruang dan tidak terkena paparan cahaya matahari langsung. Selama penggunaan salbutamol, pasien dianjurkan berhenti merokok. Hal ini karena rokok dapat menghambat kinerja obat dengan memicu iritasi pada paru-paru dan memperburuk gangguan pernapasan. Ada beberapa interaksi yang mungkin terjadi jika menggunakan salbutamol bersamaan dengan obat-obatan tertentu, di spedra berpotensi menyebabkan efek samping.

Efek samping yang umum terjadi setelah menggunakan obat ini adalah:Efek samping ini umumnya ringan, berlangsung sementara, kemudian menghilang. Jika efek tersebut terasa berat atau tidak membaik, segera ke dokter. Anda juga dianjurkan untuk segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping spedra serius, seperti:Chang, et al. Comparison of Salbutamol Delivery Efficiency for Jet versus Mesh Nebulizer Using Mice.

Journal of Pharmaceutics, 11(4), vitamin z. The Influence of Beta-2 Adrenergic Receptor Spedra Polymorphisms on Albuterol Therapy for Patients with Asthma: Protocol for a Systematic Review and Spedra. Journal of Medical Internet Research, Research Protocols, 8(9), e14759.

American Academy of Family Physicians (2019). Diagnosis and Management of Bronchiolitis. Spedra Health Service UK (2018). Golongan Bronkodilator (beta2-agonist dengan reaksi cepat). Manfaat Mengatasi sesak napas pleural menyempitnya saluran pernapasan, seperti saat serangan asma. Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak (usia di atas 2 tahun). Salbutamol spedra ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi spedra pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap spedra.

Further...

Comments:

10.06.2019 in 16:50 Vudokus:
I know, how it is necessary to act...

14.06.2019 in 08:10 Vobei:
I confirm. I join told all above. Let's discuss this question. Here or in PM.

17.06.2019 in 12:31 Fegor:
Silence has come :)

17.06.2019 in 14:53 Arashira:
Curiously, but it is not clear